Kebaikan Tuhan (2): Dwiwulan Pemulihan

Pengalaman penulis setelah menjalani operasi CABG menunjukkan bagaimana kebaikan Tuhan terus membimbingnya dalam proses pemulihan, yang melibatkan aspek fisik, mental, dan spiritual. Penulis menghadapi tantangan dalam penerimaannya, tetapi yakin akan kasih Tuhan saat mengalami anomali medis. Melalui perawatan yang dilakukan dokter, serta kesulitan yang dihadapi, penulis menyadari pentingnya bergantung pada Tuhan, bukan pada kemampuan manusia. Ia mengalami momen-momen yang mengajarkan rasa syukur dan mengingatkan untuk tidak terjebak dalam kesombongan. Pengalaman ini memperkuat keyakinan bahwa Tuhan selalu hadir, meskipun dalam situasi sulit, dan memotivasi untuk menjalani kehidupan sehat dengan penuh syukur.

Kebaikan Tuhan (1): CAD – CABG

Kaum remaja dan muda/i Indonesia tahun 80-an rasanya tidak asing dengan lagu berjudul “Hari-Hari“. Lagu ciptaan Oetje F. Tekol ini di rilis tahun 1978 oleh PT. Mustika Studio’s dan dinyanyikan oleh Gito Rollies. Cuplikan awal syairnya berbunyi demikian: Hari-hari datang dan pergi. Dan kemarin bukan hari ini. Yang tlah berlalu, biar berlalu. Nikmatilah…., hari ini.… Lanjutkan membaca Kebaikan Tuhan (1): CAD – CABG

Beda Me-makna-i Manna

Berwisata di alam Indonesia yang indah bisa menjadi pengalaman menyenangkan, tapi terkadang mencari makanan di tempat-tempat terpencil bisa sulit. Hal ini membuat saya teringat akan kisah umat Israel kuno yang menerima roti sorga dari Tuhan. Roti itu mengajarkan bahwa pemeliharaan Tuhan berlaku bagi semua, namun manusia tetap bertanggung jawab untuk mengolah berkat-Nya. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan jenis, jumlah, dan jarak makanan yang kita konsumsi. Kerakusan terhadap makanan dapat merusak tubuh dan roh kita, sehingga kita perlu mengutamakan makanan rohaniah. Yesus Kristus-lah manna sejati yang memberi hidup.

Jalan Kaki: Rekanan

Masyarakat modern kini lebih sering diingatkan akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Salah satu faktor penting menjaganya adalah gerak badan, mengingat makin banyak aktifitas hidup modern yang minim gerak. Memang sih, alat bantu berteknologi telah menolong memudahkan kerja yang dulunya butuh banyak aktifitas fisik. Hal ini memosisikan orang untuk menjadi mager. Sayangnya, mager ternyata memberi dampak… Lanjutkan membaca Jalan Kaki: Rekanan

Damba Bebas

Pendahuluan Kenyamanan hidup manusia modern dengan topangan berbagai alat rumahtangga canggih maupun kerja kantor yang kurang menuntut kerja fisik, membuat makin kurangnya gerak tubuh dalam kehidupan sehari-hari. Tayangan hiburan tv yang didukung oleh perangkat bioskop rumah yang kian terjangkau harganya, makin memperparah kurang gerak tersebut. Kondisi ini mendorong munculnya berbagai penyakit modern akibat kurang gerak.… Lanjutkan membaca Damba Bebas