Ketentuan ‘syarat dan kondisi’ merupakan hal penting dalam suatu kontrak antara penyelenggara pelayanan dengan calon penggunanya. Relasi antar manusia yang tidak ideal merupakan alasan penting di baliknya. Bagaimana dengan relasi antara manusia dengan Tuhan, apakah ketentuan itu juga penting?
Kategori: Mandat Budaya
“COUP”
Kata ‘kudeta’ berasal dari bahasa Perancis (coup d’État) yang menggambarkan pengambilalihan kekuasaan pihak yang berkuasa dengan cara yang melanggar hukum. Bahkan cara penggulingan kekuasaan tersebut bisa sangat brutal. Legitimasi (keabsahan) pihak penguasa dirusak agar dapat digantikan oleh pihak pengkudeta. Perusakan legitimasi perlu dilakukan untuk membenarkan tindakan kudeta tersebut. Dukungan dan partisipasi pihak lain (militer dan… Lanjutkan membaca “COUP”
New Normal
Tetap di zona nyaman atau beradaptasi, dua sisi pilihan yang harus diambil manusia, khususnya dalam masa krisis. Pandemi covid-19 dan era Revolusi Industri 4.0 menimbulkan krisis kehidupan manusia. Bagaimana respon manusia yang masuk akal dan apa alasannya? Tulisan ini mencoba mengangkatnya secara lugas.
Mandat “Move On” (2)
Dualisme merupakan pandangan yang secara umum memisahkan secara kontras antara dua aspek yang dinilai bertentangan, terutama antara iman (faith) dengan akal logis (reason). Benarkan keduanya bertentangan?
Tulisan ini mengulasnya berdasarkan pada natur ciptaan, dan merupakan tulisan kedua dari judul yang sama.
Mandat Kerjasama (1)
Mandat Budaya merupakan deduksi dari bagian Alkitab, khususnya Kej. 1:28. Tidak berarti mandat tersebut hanya berlaku bagi umat kristiani, karena bila seseorang mengaku dirinya sebagai citra Allah maka mandat tersebut juga berlaku bagi dirinya.
Tulisan sederhana ini ingin menyikapi Mandat Budaya sebagai satu kehormatan bagi manusia yang dipercayakannya, sekaligus mencoba memahami hikmat Sang Pemberi Mandat.
